Sabtu, 16 Agustus 2008

Untuk Tanah Airku..




Usiamu makin matang, dan kulihat semua orang begitu sibuk mempersiapkan ucapan selamat padamu. Simbolmu sang Merah Putih telah dikibarkan, kesemarakan lomba terus digelar, berbagai doa telah dipersiapkan, tak perduli berkucur keringat, semua untukmu...




Tanah air yang sungguh aku cintai, tak ingin aku melihatmu menangis lagi. Keringkan air matamu. Biarkan kami menebus dosa karena masa lalu...
tanah ini harus kembali hangat, tak ada lagi ketakutan
karena sebenarnya kami hanya ingin hidup sederhana, bahagia...
Bocah-bocah bisa berlari kemanapun dia mau tanpa takut ada penculikan
Setiap orang bisa makan tanpa harus ngutang
mereka bisa sekolah tanpa beban memikirkan biaya
mereka bisa bekerja dan lupakan pengangguran
tak ada lagi pembunuhan, mutilasi, korupsi dan eksekusi

kami hanya ingin membuka mata, menatap surya menyambut hari penuh cinta, dan semua tersenyum bahagia, dan tak takut melihat layar TV karena tak ada lagi kriminal
kami bermimpi ini semua terwujud nanti, tak lama lagi..
Merdekalah negeriku, tanah airku...
kuyakin dirimu begitu tangguh bersama cinta kami sungguh.









Indahnya PERSAHABATAN





Seperti jargon saya, mari bersahabat berbagi ilmu dan cinta...
saya ingin mengajak semua yang ingin hidup lebih baik dengan bersahabat. Bersahabat kepada siapa saja, apa saja, dimana saja dan kapan saja...


Bersahabat dengan Sang Khaliq, yang telah memberikan keLUARBIASAan kepada kita, sungguh tak terhingga
bersahabat dengan bunda, yang begitu setia mengucurkan air susunya agar kita tetap membuka mata
bersahabat dengan ayah, yang selalu menguatkan hati dengan ketangguhan
bersahabat dengan saudara, yang memberikan warna indah di setiap harinya
bersahabat dengan semua teman, yang selalu mengiringi dengan cinta
bersahabat dengan kekasih, yang.....


Bersahabat dengan tanah, yang selalu rendah hati dan pemaaf
bersahabat dengan udara, yang memberikan kesegaran penuh kasih
bersahabat dengan air, yang tak lelah mengalir
bersahabat dengan api, yang mengobarkan semangat penuh makna

Bersahabat untuk hari ini, esok dan selamanya...
Dimanapun dia berada


Karena sejatinya sahabat seperti mata dan tangan, ketika tangan terluka mata menangis dan ketika mata menangis maka tangan menghapusnya...


Falling in LUv


Hatiku berbunga
Getarku mulai mengada
Bayang senyummu yang menggoda
Tak jera mengetuk jiwa

Kutemukan benih rasa
Yang tak kutahau itu apa

Tapi aku melayang
Di sudut gelap yang kubaca terang
Dan aku tahu, aku jatuh cinta...


Malam ini bayangmu kembali hadir
Dan rasa itu makin deras mengalir

Kubuka hatiku
Yang dulu begitu rapat membeku

Sejuta warna
Bereteriak suarakan rasa

ketika kesakitan itu datang


Ruang

Sel sel tubuh ini nian mendidih
Menghembuskan satu kekhawatiran
Akankah satu penentu hidup ini sirna?

Jerit tangis terus kusesakkan
Rintihan perih makin kulahap
Dalam terkaparanku
Di pojok ruang satu jendela
Lilin berangaka '19'
Menjadi api pembakarku
Di ruang yang kurasa dingin dan angker

Vincentius 4-2
Ragaku berkata
Bercerita
Dan meronta....
Malaikatku...
Aku butuh tanganmu yang terbuka
Jauh membawaku ke sana
Melesat tak terbatas



Malaikatku...
Atom cinta ini makin membelenggu
Dan menyusup di antara celah-celah keraguan



Malaikatku...
Adakah kau disini
Dihimpitan darah dan daging
Di antara hujan dan air
Karena aku, menunggumu...

Rabu, 13 Agustus 2008

Perempuan-Perempuan Terluka


Ini Nyata...


Masih dalam minggu ini, aku diminta seorang teman untuk mengantarkan ke sebuah klinik supranatarural. Kebetulan teman saya ingin konsultasi tentang permasalahannya yang menurutnya begitu rumit. Sehingga ia butuh bantuan 'orang sakti' untu menyelesaikannya.

Cukup ada perdebatan antara aku dan temanku itu, karena sebenarnya aku tidak begitu setuju dengan cara berpikirnya yang menggunakan ilmu-ilmu supranatural untuk membantu menyelesaikan masalahnya tersebut. Apa boleh buat, dia memaksa, akhirnya aku turuti juga.



Ketika sampai di sana aku bertemu dengan seorang perempuan seusiaku, dengan postur tubuh kecil dan mata cekung. Yang menjadi puat perhatianku pertama kali adalah matanya, yah.. matanya sangat cekung dengan lingkaran hitam di sekeliling kelopaknya. Sehingga wajah ayunya seperti tersembunyi di balik penderitaan yangan amata dalam ( demikian aku menyimpulkannya pertama kali )



Kemudian, aku berkenalan dengannya. Akhirnya akupun tahu tujuan dia mendatangi orang pinter tersebut. lagi-lagi karena laki-laki. Dia hanya mengucap satu kata ketika itu, TUPAI berakhiran -AN. Sepertinya, dia sangat membenci laki-laki itu, bahkan dia ga rela jika laki-laki itu langsung mati, dia ingin laki-laki yang dibelakang ceritanya kuketahui bahwa laki-laki itu kekasihnya harus sengsara dulu..


hatiku terketuk,


mengapa ini bisa terjadi?


mengapa perempuan yang selalu menjadi korban?

apa karena perempuan di bumi ini terlalu lugu?

atau mungkin cenderung bodoh?

Apa yang harus dilakukan perempuan itu supaya bisa bangkit lagi?



Semua pertanyaan menari-nari di atas fikirku.


Ketakutan karena tak diterima laki-laki lain karena sudah tiadk virgin lagi, merasa hidupnya sudah hancur, dan hanya dendam yang berkecamuk di jiwanya.


Seandainya saja aku memiliki kekuatan aliran listrik, ingin rasanya kusetrum teman baruku itu agar tertular senyumku, sehingga matanya terbuka lagi, kakinya kembali berdiri dan yakin bahwa Allah senantiasa mencintainya.



Dendam tak akan pernah membuah kita puas dan bahagia. Itu hanya menunda kita untuk bisa hidup lebih baik lagi. Lepas laki-laki itu brengsek atau apa temanku itu menyebutnya, toh dulu dia pernah begitu menyayangnya, hingga apapun pernah begitu mudah diberikannya.


Sepahit apapun masa lalu kita, sekusam apapun coretan hidup kita, yakin saja sebenarnya Allah telah menyiapkan banyak penghapus agar kita bisa memulai lagi lembaran putih itu...dan melukisnya menjadi lebih indah


Dan jika kita memiliki Yang Tertinggi, Terhebat, Terkasih dan Tersegalanya, perlukah kita percaya, meyakini dan memohon tolong kepada manusia biasa??

Itu semua dikembalikan pada diri kita sendiri...

Jangan hanya malu, karena sebuah kesalahan. Tapi tersenyumlah karena kita tahu bahwa kita salah dan berusaha untuk menjadi lebih baik!!!

Senin, 11 Agustus 2008

Menjadi Bintang

Menjadi Bintang di Tempat Kerja


Di setiap perusahaan, pasti ada seseorang yang menjadi bintang perusahaan. Yakni orang yang selalu jadi pusat perhatian. Bintang Perusahaan yang saya maksudkan disini bukanlah orang yang cantik atau tampan dalam artian fisik semata. Akan tetapi mencakupi keseluruhannnya. Nah, apakah anda ingin menjadi bintang perusahaan?, akan tetapi masih bingung apa yang harus dilakukannya?

Beberapa strategi di bawah ini merupakan jalan yang bisa anda tenpuh untuk menuju lorong kebintangan:


  1. Modal. Kita harus punya modal terlebih dahulu, antara lain IQ, kepribadian, adaptif terhadap lingkungan sehingga mampu berorganisasi dan modal yang penting lagi adalah pendidikan. Akan tetapi semua modal tersebut tidak akan ada artinya jika kita tidak memanfaatkannya menjadi kekuatan yang bergerak.
  2. Mengenal perusahaan dengan Baik. Untuk menjadi bintang perusahaan, upayakan anda mengenal dekat perusahaan anda. Sejarahnya, sistem, pelayanan,SDM dan product knowledge.
  3. Bintang percakapan. Istilah diam adalah emas tak lagi berlaku disini. Seorang bintang perusahaan adalah seseorang yang memiliki kemampuan berkomunikasi yang hebat. Komunikasi disini dalam konteks komunikasi yang berkualitas, tahu tempat, tahu batas dan tahu menarik perhatian orang.
  4. Mampu bekerjasama dengan tim. Bintang perusahaan bukanlah orang yang melakukan pekerjaan dirinya, rekan kerjanya dan pimpinannya dengan kemampuannnya sendiri. Akan tetapi bagaimana kita bekerjasama menyatukan kemampuan yang kita miliki dengan orang lain.
  5. Berjiwa memimpin. Loyal terhadap perusahaan, melakukan pekerjaan dengan benar dan tepat waktu, menurut perintah, tidaklah cukup untuk menjadi seorang bintang perusahaan. Kemampuan memimpin memiliki peran yang cukup penting juga. Seorang bintang harus memiliki jiwa kepemimpinan dengan komponen sebagai berikut: berpengetahuan, membawa energi positif ke tempat kerja dan senantiasa memberikan perhatian pada setiap orang.

Saya yakin dengan beberapa strategi di atas akan memudahkan anda menjadi bintang perusahaan. Belajar peka terhadap apa yang terjadi perusahaan, mencoba mencari solusi, aktif dan kreatif akan membawa ke hawa kebintangan tersebut.